JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa fenomena lonjakan harga cabai tak ganggu inflasi di wilayah Jakarta secara signifikan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan berbagai langkah antisipasi guna menjaga stabilitas harga serta kestabilan pasokan komoditas pangan utama di pasaran.
Pramono menjelaskan bahwa pergerakan harga cabai yang mengalami kenaikan belakangan ini dipengaruhi oleh faktor cuaca dan dinamika rantai pasok dari daerah penghasil. Kendati demikian, laju inflasi daerah secara umum dipastikan masih berada dalam rentang target yang terkendali.
Guna mengantisipasi kenaikan lebih lanjut, Pemprov DKI Jakarta melalui BUMD di bidang pangan terus memperkuat koordinasi dan kerja sama antar daerah penghasil cabai. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran distribusi sehingga kebutuhan masyarakat di pasar tradisional maupun retail modern tetap terpenuhi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah Daerah juga menyiagakan langkah intervensi pasar apabila terjadi fluktuasi harga yang melebihi batas kewajaran. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menyikapi perubahan harga secara bijak, sementara pemerintah fokus memastikan stok pangan aman hingga kondisi distribusi kembali normal.









