Kronologi Satkomhan Jadi Sorotan, Kontrak Dibuat Jauh Sebelum Sjafrie Menjabat

- Penulis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 01:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Perkara Satelit Komunikasi Pertahanan atau Satkomhan kembali menjadi perhatian setelah sejumlah unggahan di media sosial mengaitkannya dengan Menteri Pertahanan RI saat ini, Sjafrie Sjamsoeddin.

Namun, perkara tersebut perlu dipahami berdasarkan kronologi waktu dan struktur kewenangan saat program dijalankan.

ADVERTISEMENT

KOL Management

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program Satkomhan bermula pada 2015 setelah Satelit Garuda-1 keluar dari slot orbit 123 derajat Bujur Timur. Untuk mempertahankan hak Indonesia atas slot orbit tersebut, Kementerian Pertahanan kemudian menjalankan program Satkomhan dan menandatangani sejumlah kontrak pada periode 2015 hingga 2016.

Baca Juga :  clippervideo.id: Solusi Efektif untuk Konten Viral di Media Sosial

Rangkaian kontrak tersebut selanjutnya berkembang menjadi sengketa arbitrase internasional dan proses hukum. Pada 2022, Kejaksaan Agung meningkatkan penanganan dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek tersebut.

 

Saat program dan kontrak Satkomhan berlangsung, jabatan Menteri Pertahanan dipegang oleh Ryamizard Ryacudu. Sementara Sjafrie Sjamsoeddin baru dilantik sebagai Menteri Pertahanan pada 21 Oktober 2024.

Perbedaan waktu tersebut menunjukkan bahwa keputusan terkait program Satkomhan pada 2015–2016 berada pada periode pemerintahan sebelumnya, jauh sebelum Sjafrie menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

Baca Juga :  Supplier Produk Import Kualitas Premium Moerahnie.com

Meski demikian, kronologi tersebut tidak dimaksudkan untuk menyimpulkan tanggung jawab hukum pihak tertentu. Penentuan ada atau tidaknya kesalahan tetap menjadi kewenangan aparat penegak hukum dan lembaga peradilan.

Masyarakat diimbau memahami perkara Satkomhan berdasarkan dokumen, waktu kejadian, dan kewenangan pejabat pada periodenya, serta tidak menarik kesimpulan hanya dari potongan informasi di media sosial.

Berita Terkait

Lima Pekerja Gugur dalam Serangan KKB, TNI Amankan Wilayah dan Telusuri Korban Hilang
Misi Kemanusiaan di Yahukimo, TNI Evakuasi Satu dari Tiga Korban Penembakan OPM
Tukin Kemenhan dan TNI Akhirnya Naik setelah Delapan Tahun
Kemhan Terseret Isu Sitaan Emas, Netizen Ajak Publik Berpegang pada Fakta
Kemhan Tegaskan Persoalan Kendaraan Dinas dan Pengemudi Ojol Telah Selesai
Sekjen Kemhan Tegaskan Komitmen Indonesia Perkuat Kerja Sama Pertahanan Internasional
Hibah Kapal Italia Berpotensi Perkuat Operasi Laut dan Misi Kemanusiaan Indonesia
Kemhan: Pengentasan Kemiskinan dan Penguatan Ekonomi Turut Memperkuat Pertahanan Nasional
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 01:32 WIB

Kronologi Satkomhan Jadi Sorotan, Kontrak Dibuat Jauh Sebelum Sjafrie Menjabat

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Lima Pekerja Gugur dalam Serangan KKB, TNI Amankan Wilayah dan Telusuri Korban Hilang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Misi Kemanusiaan di Yahukimo, TNI Evakuasi Satu dari Tiga Korban Penembakan OPM

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:22 WIB

Tukin Kemenhan dan TNI Akhirnya Naik setelah Delapan Tahun

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:08 WIB

Kemhan Terseret Isu Sitaan Emas, Netizen Ajak Publik Berpegang pada Fakta

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:16 WIB

Sekjen Kemhan Tegaskan Komitmen Indonesia Perkuat Kerja Sama Pertahanan Internasional

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:29 WIB

Hibah Kapal Italia Berpotensi Perkuat Operasi Laut dan Misi Kemanusiaan Indonesia

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:20 WIB

Kemhan: Pengentasan Kemiskinan dan Penguatan Ekonomi Turut Memperkuat Pertahanan Nasional

Berita Terbaru

Jakarta

Tukin Kemenhan dan TNI Akhirnya Naik setelah Delapan Tahun

Kamis, 30 Jul 2026 - 10:22 WIB