Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menaikkan penanganan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Klaten ke tahap penyidikan. Keputusan itu diambil setelah penyidik menggelar ekspose perkara pada Kamis malam (15/10/2026). Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2026) pagi untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, Hamenang tiba sekitar pukul 06.58 WIB dengan didampingi penyidik menggunakan mobil berwarna hitam. Ia terlihat mengenakan topi hitam, kacamata, dan masker putih yang menutupi sebagian wajahnya. Hamenang tidak merespons pertanyaan wartawan dan langsung menuju ruang pemeriksaan.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan bahwa Bupati Klaten termasuk di antara pihak yang dibawa ke Jakarta. “Dari sembilan orang yang dibawa ke Jakarta tersebut di antaranya adalah bupati Klaten dan kepala perwakilan BPK Jateng,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jumat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam operasi serentak di Klaten dan Jakarta pada Kamis (15/10/2026), KPK mengamankan total 20 orang: 19 di Klaten dan satu di Jakarta. Setelah pemeriksaan awal di daerah, sembilan orang dibawa ke Jakarta, sehingga total sepuluh orang kini diperiksa di Gedung Merah Putih KPK.
Uang Rp1 Miliar dan Dugaan Suap Pengadaan
Selain mengamankan para pihak, KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai. Juru Bicara KPK menyebut nilai sementara uang yang disita sekitar Rp1 miliar, dan penghitungan masih berlangsung. “Tim juga mengamankan barang bukti dalam bentuk uang tunai. Masih proses hitung. Hitungan awal sementara sekitar Rp 1 miliar,” kata Budi Prasetyo.
Perkara ini diduga berkaitan dengan penerimaan yang dilakukan penyelenggara negara. Penerimaan tersebut berhubungan dengan pengadaan barang dan jasa, perizinan, serta penerimaan lainnya dari organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten. Ketua KPK Setyo Budiyanto sebelumnya membenarkan operasi tersebut dan menyebut dugaan suap sebagai pintu masuk perkara.
Meski perkara sudah naik ke tahap penyidikan dan para tersangka sudah ditetapkan, KPK belum mengumumkan identitas maupun jumlah tersangka. Pengumuman resmi dijadwalkan dalam konferensi pers pada Jumat sore. “Untuk pihak-pihak yang kemudian ditetapkan untuk bertanggung jawab atau ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini, kami akan sampaikan secara lengkap dalam konferensi pers rencana sore ini,” tutur Budi.
Kepala BPK Jateng Ikut Diamankan
Salah satu pihak yang diamankan adalah Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah, Ahmad Luthfi H. Rahmatullah, yang tiba bersama rombongan dari Klaten pada Jumat pagi. Dua dari keseluruhan pihak yang diamankan tercatat sebagai ASN BPK.
KPK mendalami dugaan pemberian yang dilakukan bupati kepada oknum BPK terkait dengan audit. “Ada dugaan pemberian yang dilakukan oleh Bupati kepada oknum BPK terkait dengan audit,” kata Budi Prasetyo, Kamis. Seluruh dugaan tersebut masih dalam tahap penyidikan dan belum menjadi kesimpulan hukum.
Hamenang Minta Maaf Usai Diperiksa 14 Jam
Sebelum dibawa ke Jakarta, Hamenang menjalani pemeriksaan maraton selama sekitar 14 jam di Mapolresta Klaten, mulai pukul 08.00 hingga sekitar pukul 22.00 WIB pada Kamis. Operasi senyap KPK sendiri dimulai Kamis pagi dengan penggeledahan rumah dinas bupati sekitar pukul 07.00 WIB, lalu para pihak dibawa ke Mapolresta Klaten sekitar pukul 08.15 WIB. Kapolresta Klaten Kombes Pol Ari Cahya Nugraha mengonfirmasi bahwa Polresta membackup kegiatan KPK.
Usai pemeriksaan itu, Hamenang menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada masyarakat. “Mohon saya dimaafkan kalau ada salah. Saya mengikuti proses hukum yang berlaku. Mohon maaf telah mengecewakan,” kata Hamenang.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi angkat bicara dengan menekankan asas praduga tak bersalah sembari menunggu keterangan resmi KPK.
OTT Klaten adalah operasi tangkap tangan KPK kedua dalam sepekan setelah OTT di lingkungan BNPB. KPK juga menjadwalkan konferensi pers untuk membeberkan konstruksi perkara Klaten secara rinci pada Jumat sore.
Sumber Berita : koranbogor.com, bsi news, holopis.com, ntvnews.id, idmtimes.net, samudrafakta.com, forensiknarasi.com









