Mengapa Emas Dunia Terkoreksi Tajam Hari Ini

- Penulis

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi pasar komoditas global sedang mengalami guncangan setelah harga emas dunia terkoreksi tajam lebih dari satu persen pada perdagangan hari Selasa waktu Amerika Serikat. Penurunan ini membawa harga emas ke level psikologis USD 5.028,43 per ons, sebuah angka yang mencerminkan fase konsolidasi investor setelah reli panjang sebelumnya. Pelemahan ini tidak hanya terjadi pada pasar fisik, tetapi juga merembet ke pasar berjangka di mana kontrak pengiriman April ikut merosot seiring dengan meningkatnya kewaspadaan pelaku pasar terhadap stabilitas ekonomi negara adidaya.

Baca Juga : Nama Pejabat dan Pengusaha Indonesia dalam dokumen Epstein

Pemicu utama di balik fenomena emas dunia terkoreksi tajam ini adalah sikap hati-hati para pemegang modal menjelang rilis data pekerjaan nonfarm payroll dan Indeks Harga Konsumen atau inflasi Amerika Serikat. Data ini menjadi sangat krusial karena akan menjadi kompas utama bagi Bank Sentral AS atau The Fed dalam menentukan arah kebijakan suku bunga mereka di tahun 2026. Meskipun saat ini terdapat ekspektasi pemangkasan suku bunga sebanyak dua kali, pasar tetap memilih untuk menarik sebagian keuntungan atau melakukan aksi ambil untung sembari menunggu kepastian angka pertumbuhan ekonomi yang diprediksi melambat.

Selain faktor data makroekonomi, dinamika di pasar ritel Amerika Serikat yang cenderung stagnan juga memberikan tekanan psikologis tambahan bagi aset aman atau safe haven. Meski demikian, potensi penurunan lebih dalam masih tertahan oleh pelemahan indeks dolar AS dan ketegangan geopolitik yang masih menyelimuti beberapa kawasan dunia. Level psikologis USD 5.000 per ons kini dianggap sebagai benteng pertahanan terakhir bagi harga emas untuk tetap menjaga tren penguatannya di tengah volatilitas yang tinggi.

Baca Juga :  Tukin Kemenhan dan TNI Akhirnya Naik setelah Delapan Tahun

Baca Juga : clippervideoid Membantu Brand Menjaga Kualitas Visual Secara Stabil

Koreksi ini nyatanya tidak hanya menyerang emas, karena logam mulia lainnya seperti perak juga mengalami kejatuhan yang cukup signifikan hingga lebih dari tiga persen ke level USD 80,83 per ons. Logam industri seperti platinum dan paladium pun tidak luput dari tren negatif tersebut dengan mencatatkan kehilangan nilai masing-masing lebih dari satu persen. Bagi para investor, periode emas dunia terkoreksi tajam ini dipandang sebagai momen krusial untuk mengatur ulang portofolio investasi mereka, mengingat pergerakan harga ke depan akan sangat bergantung pada seberapa agresif kebijakan moneter yang akan diambil oleh otoritas keuangan global dalam merespons inflasi.

Berita Terkait

Demo Buruh di Jakarta Hari Ini Bawa 11 Tuntutan Kesejahteraan Pekerja
Aksi Perampasan Ponsel di Jakbar Digagalkan Brimob, Tiga Pelaku Diamankan
Jalanan Terdampak Abu Vulkanik, Kodim 0507/Kota Bekasi Lakukan Penyiraman
Dampak Hujan Abu Anak Krakatau di Bogor, Kantor Pemerintah Tetap Buka Melayani Warga
Asap Tebal Ganggu Warga, Kebakaran Sampah di Pisangan Tangsel Belum Padam 24 Jam
Bukan Sekadar Pertahanan, Kerja Sama Indonesia–Jepang Kini Turun Langsung Tangani Karhutla
Herbala Membuka Peluang Kerja Sama bagi Mitra Distribusi
Sjafrie Sjamsoeddin Ajak Teladani Nilai Pejuang dalam Menjalankan Amanah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:34 WIB

Demo Buruh di Jakarta Hari Ini Bawa 11 Tuntutan Kesejahteraan Pekerja

Rabu, 9 September 2026 - 11:36 WIB

Aksi Perampasan Ponsel di Jakbar Digagalkan Brimob, Tiga Pelaku Diamankan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Sjafrie Dikaitkan dengan Perkara Satelit, Said Didu: Kronologi Jabatannya Tidak Sesuai

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:22 WIB

Tukin Kemenhan dan TNI Akhirnya Naik setelah Delapan Tahun

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:08 WIB

Kemhan Terseret Isu Sitaan Emas, Netizen Ajak Publik Berpegang pada Fakta

Senin, 27 Juli 2026 - 13:55 WIB

Kemhan Tegaskan Persoalan Kendaraan Dinas dan Pengemudi Ojol Telah Selesai

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:16 WIB

Sekjen Kemhan Tegaskan Komitmen Indonesia Perkuat Kerja Sama Pertahanan Internasional

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:29 WIB

Hibah Kapal Italia Berpotensi Perkuat Operasi Laut dan Misi Kemanusiaan Indonesia

Berita Terbaru