Maruarar: Piala Presiden 2026 Bukan Sekadar Turnamen, tetapi Penggerak Optimisme Rakyat

- Penulis

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Ketua Steering Committee Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa seluruh penyelenggaraan turnamen tahun ini tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Seluruh kebutuhan kompetisi dipenuhi melalui dukungan sponsor swasta.

Pernyataan tersebut disampaikan Maruarar saat membuka Piala Presiden 2026 bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7/2026).

Turnamen pramusim yang diikuti delapan klub tersebut akan berlangsung hingga 6 Agustus 2026. Ribuan suporter memadati stadion untuk menyaksikan seremoni pembukaan yang dilanjutkan dengan pertandingan Persib Bandung melawan Arema FC.

ADVERTISEMENT

KOL Management

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembukaan turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Maruarar, yang juga menjabat sebagai Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, mengatakan meningkatnya kepercayaan sponsor membuat penyelenggaraan Piala Presiden terus berkembang. Pada tahun ini, hadiah bagi klub juara meningkat menjadi Rp6 miliar.

“Seluruh penyelenggaraan turnamen didukung sponsor swasta tanpa menggunakan dana APBN. Kami juga menghadirkan tiga klub terbaik Asia Tenggara agar daya saing klub Indonesia semakin meningkat,” ujar Maruarar.

Baca Juga :  Mitos dan Legenda Tersembunyi dari Berbagai Belahan Dunia

Di sela-sela pembukaan, Ara—sapaan akrab Maruarar—meninjau posko kesehatan, berdialog dengan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM di sekitar stadion, serta mengunjungi stan BP Tapera.

Dalam kesempatan tersebut, BP Tapera memperkenalkan program rumah subsidi dengan promo uang muka atau down payment nol persen bagi 100 pendaftar pertama. Ara juga berbincang dengan salah seorang penerima manfaat rumah subsidi yang telah merasakan manfaat program pemerintah tersebut.

Menurut Ara, penyelenggaraan turnamen yang didukung pengelolaan stadion yang bersih, sistem pengelolaan sampah yang baik, serta keterlibatan pelaku UMKM menunjukkan bahwa olahraga dapat memberikan dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat.

“Sepak bola bukan hanya soal pertandingan, tetapi juga membangun optimisme, membuka peluang usaha, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas,” katanya.

Ara juga mengajak seluruh klub, pemain, ofisial, dan suporter untuk menjunjung tinggi sportivitas selama turnamen berlangsung.

Baca Juga :  Pengakuan Korban Pemerkosaan Gadis 17 Tahun di Madiun, Diperkosa Ayah, Paman dan Kakek

“Selamat bertanding kepada seluruh peserta Piala Presiden 2026. Mari kita jaga sportivitas, persatuan, dan semangat membangun Indonesia melalui olahraga,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Piala Presiden 2026, Tsamara Amany, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap turnamen tersebut sangat tinggi. Sebanyak 24 ribu tiket pertandingan pembuka telah habis terjual sebelum laga dimulai.

“Animo penonton luar biasa. Sebanyak 24 ribu tiket terjual habis,” kata Tsamara.

Selain menjadi ajang pemanasan menjelang kompetisi resmi, Piala Presiden 2026 diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di sekitar lokasi pertandingan.

Panitia melibatkan 100 pelaku UMKM yang telah melalui proses kurasi untuk memasarkan produknya selama turnamen. Sebanyak 50 pelaku UMKM dilibatkan di Bandung dan 50 lainnya di Surabaya.

Keterlibatan pelaku usaha lokal tersebut memperkuat posisi Piala Presiden sebagai turnamen sepak bola yang tidak hanya berorientasi pada prestasi dan hiburan, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

Berita Terkait

IHSG Melemah 1,99 Persen ke 5.266, Prospek Rabu Masih Tertekan
Erupsi Anak Krakatau Meningkat, Pemantauan Visual Terganggu Abu Vulkanik
Sidang Perdana Silmy Karim Digelar Kamis, Ini yang Perlu Diketahui Sebelum Persidangan
Pendaftaran MagangHub Batch 3 Dibuka, Cek Kelayakan Dulu Sebelum Melamar Lowongan
Operasi Patuh 2026: 11 Pelanggaran Jadi Sasaran, Ini yang Ditindak dan Imbauan untuk Pengendara
Prediksi Rupiah Melemah: Analis Perkirakan Kisaran Rp18.080-Rp18.130 per Dolar AS
KPK Dalami Pengadaan Tenda hingga Perahu Karet di BNPB, Tak Hanya Handy Talky Karhutla
Sekitar 100 Orang di Cirebon Diduga Keracunan MBG, SPPG Kalijaga Lima Disuspend BGN
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:00 WIB

IHSG Melemah 1,99 Persen ke 5.266, Prospek Rabu Masih Tertekan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Erupsi Anak Krakatau Meningkat, Pemantauan Visual Terganggu Abu Vulkanik

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Sidang Perdana Silmy Karim Digelar Kamis, Ini yang Perlu Diketahui Sebelum Persidangan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Pendaftaran MagangHub Batch 3 Dibuka, Cek Kelayakan Dulu Sebelum Melamar Lowongan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Operasi Patuh 2026: 11 Pelanggaran Jadi Sasaran, Ini yang Ditindak dan Imbauan untuk Pengendara

Kamis, 22 Oktober 2026 - 15:00 WIB

KPK Dalami Pengadaan Tenda hingga Perahu Karet di BNPB, Tak Hanya Handy Talky Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Sekitar 100 Orang di Cirebon Diduga Keracunan MBG, SPPG Kalijaga Lima Disuspend BGN

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Buruh KBPBI Pilih Tidak Demo di 2 Tahun Prabowo-Gibran, Fokus Kawal PP UU Perlindungan Ketenagakerjaan

Berita Terbaru